Challenges, Implications and Inspirations for Philosophy of Tim Ingold’s Wayfaring

Abstract: Tim Ingold is known in contemporary Anglophone social anthropology to be an original thinker who dares to think outside the mainstream of the discipline. His anthropological works are philosophically informed and heavily influenced by phenomenology. They account for and pay heed to “life,” to the dynamism taking place in all the observed things, including non-living beings. Central to his anthropology of life is the notion of wayfaring. Read more

Manusia Sebagai “Kami” Menurut Plotinos

Abstrak: Bertitiktolak dari teori Prosesi (proodos) realitas, Plotinos menyatakan bahwa manusia adalah sebuah pluralitas, sebuah “kami,” di mana sebagai bagian utuh dari realitas, jiwa manusia merangkumi di dalamnya ketiga hipostasis intellingibel (Yang Satu, Intellek, Jiwa). Kesatuan aktual manusia dengan dunia intelligibel diungkapkan Plotinos dalam doktrinnya yang kontroversial tentang bagian jiwa manusia yang tidak turun ke dunia. Read more

Ambiguitas, Interkulturalitas, dan Hibriditas Relasional dalam Relasi antara Israel dan Bangsa-bangsa Lain

Abstrak: Artikel ini merupakan analisis terhadap hubungan antara Israel dan bangsa-bangsa lainnya dengan menggunakan pemikiran tentang “liyan.” Dalam masyarakat multikultural kehadiran liyan tidak terhindarkan dan menuntut tanggapan yang sungguh-sungguh. Keadaan ini pada gilirannya akan menciptakan ambiguitas, sebagaimana yang dialami oleh Israel. Penemuan arkeologis akhir-akhir ini membuktikan bahwa hubungan antara Israel dengan bangsa-bangsa lain ternyata tidak seperti yang dilukiskan oleh Alkitab. Read more

Menggumuli Teologi Pastoral yang Relevan bagi Indonesia

Abstrak: Teologi pastoral di Indonesia diwarisi dari Barat. Para teolog pastoral di Indonesia perlu mengembangkan teologi pastoral yang relevan dengan konteks Indonesia, karena konteks masyarakat Indonesia tidak sama dengan konteks masyarakat Barat. Tulisan ini merupakan sebuah upaya untuk menggumuli teologi pastoral yang relevan bagi Indonesia. Upaya ini berangkat dari pemahaman tentang Gereja di Indonesia yang bersifat terbuka dan melayani. Read more

Menimbang Ulang Apokalips Kitab Daniel

Abstrak: Pembacaan atas aspek apokaliptik Kitab Daniel sering dipusatkan pada bagian kedua kitab itu (Dan. 7-12). Bagian pertamanya (Dan. 1-6) hanya dibaca sebagai cerita-cerita heroisme iman. Dengan begitu, sifat apokaliptik tidak kelihatan sebagai karakteristik kitab itu secara keseluruhan. Apokalips sendiri cenderung dikaitkan dengan eskatologi, dan bagian kedua kitab tersebut secara mencolok memakai kata “akhir.” Read more