BUKU

Heidegger dan Mistik Keseharian:
Suatu Pengantar Menuju Sein und Zeit
F. Budi Hardiman
(Jakarta: KPG, 2003, 228 p.)

“Heidegger memang pribadi yang kontroversial, tetapi kritikus dari berbagai aliran pemikiran sulit menyangkal betapa mendasarnya problem yang dipikirkannya. Metafisikus kondang ini merenungkan problem yang juga digumuli oleh agama-agama dunia sepanjang zaman: Mengapa segala sesuatu itu ada dan bukan tiada? Dari pertanyaan mendasar itu muncul pertanyaan-pertanyaan lain yang juga tidak kalah mendasarnya, seperti: Mengapa manusia ada? Mengapa ia juga tiada? Apakah artinya ada manusia di dunia ini? Jika keberadaan manusia terbatas oleh waktu, lalu apakah sebenarnya waktu itu?

Buku ini adalah pengantar pada pemikiran Heidegger yang tertuang dalam bukunya, Sein Und Zeit. Semoga buku pengantar ini bukan hanya merangsang studi filsafat pada umumnya dan pemikiran Heidegger pada khususnya, melainkan juga membantu pembaca untuk lebih bersikap meditatif terhadap kehidupan.


Filsafat Sebagai Ilmu Kritis
Franz Magnis-Suseno
(Yogyakarta: Kanisius, 2002, 268 p.)

Filsafat adalah seni berfikir kritis. Ia mempertanyakan apa yang dianggap tidak perlu atau tidak boleh dipertanyakan. Lima belas esai jilid ini berkisar sekitar fungsi kritis filsafat itu. Di antaranya ada yang membahas peran dan masa depan filsafat, fungsi etika dan apa sebenarnya yang dimaksud dengan ideologi. Karangan-karangan lain membahas tema-tema terpilih dari kancah sejarah filsafat. Rasionalisme, subjektivitas modern, sekulerarisme, faham negara integralistik serta Teori Kritis Mazhab Frankfurt. Pembaca diperkenalkan dengan pemikiran beberapa tokoh filsafat Pasca-Renaissance: Descartes, Hobbes, Locke, Hume dan Rousseau. Enam karangan berfokus pada aliran filsafat dialektis: Hegel, Marx dan Habermas. Esai-esai ini mengantar pembaca agar ia dapat menyaksikan sendiri cara berfikir dan berbicara tokoh-tokoh filsafat dialektis itu.


Pendidikan sebagai Humanisasi
Michael Sastrapratedja, SJ
(Yogyakarta: Penerbit Universitas Sanata Dharma, 2001, 166 p.)

Buku ini merupakan suatu tinjauan berbagai aspek pendidikan dari perspektif filsafat. Selama manusia masih merupakan “makhluk belajar” pendidikan tetap merupakan kegiatan dan institusi yang diperlukan manusia.


Etika Politik dalam Konteks Indonesia:
Pesta 65 Tahun Romo Magnis
A. Eddy Kristiyanto (editor)
(Yogyakarta: Kanisius, 2001, 367 p.)