BUKU

Filsafat Fragmentaris
F. Budi Hardiman
(Yogyakarta: Kanisius, 2007, 222 p.)

Buku ini membahas tiga tema besar dalam filsafat Barat: tubuh, kesadaran, dan kekuasaan. Ketiga tema ini disorot dengan tiga pendekatan utama dalam filsafat Barat kontemporer: deskripsi (fenomenologi), kritik (filsafat kritis), dan dekonstruksi (poststrukturalisme). Seperti dalam karya-karya sebelumnya, penulis memusatkan diri pada problem epistemologis, sosial, dan politis. Penulis melakukan berbagai eksperimen dalam gaya ulasan. Pembaca akan diundang menyelami pemikiran para filsuf penting seperti Maurice Merleau-Ponty, GWF. Hegel, TW. Adorno, W. Benjamin, J. Habermas, C. Schmitt, dan lain-lain.


Memahami Negativitas:
Diskursus tentang Massa, Terror dan Trauma
F. Budi Hardiman
(Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2005, 266 p.)


Melampaui Positivisme dan Modernitas:
Diskursus Filosofis tentang Metode Ilmiah dan Problem Modernitas
F. Budi Hardiman
(Yogyakarta: Kanisius, 2003, 222 p.)

Dua belas tulisan dalam buku ini membahas tema yang sama, yaitu positivisme, modernisme, dan kritik atas keduanya. Positivisme adalah jiwa modernitas. Maka, kritik atas modernitas harus dimulai dari kritik atas positivisme dengan upaya-upaya untuk menemukan kekhasan metodologi ilmu-ilmu sosial-kemanusiaan. Bagaimana seharusnya mendekati fenomena sosial? Apakah implikasi-implikasi positivisme dalam ilmu-ilmu sosial? Dan jika batas-batas positivisme dapat dikenali, di manakah batas-batas modernitas? Buku ini mengajak pembaca menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan bergerak dalam wilayah epistemologis dan teori modernitas. Penulis mengulas pendekatan-pendekatan alternatif untuk ilmu-ilmu sosial kemanusiaan, seperti teori tindakan, hermeunetik, fenomenologi sosial, teori kritis Mazhab Frankfurt, poststrukturalisme, dekonstruktivisme.


Tuhan Para Filsuf dan Ilmuwan:
Dari Descartes Sampai Whitehead
Simon Petrus Lili Tjahjadi
(Yogyakarta: Kanisius, 2007, 142 p.)

Buku ini membahas pandangan para filsuf dan ilmuwan mengenai Allah mulai dari Descartes pada zaman modern hingga A.N. Whitehead di zaman kontemporer. Alasan pemilihan filsuf dan ilmuwan yang pemikirannya dibahas dalam buku ini didasarkan pada dampak objektif pemikiran mereka terhadap persoalan-persoalan filsafat main stream baik pada zamannya maupun di kemudian hari pada zaman kini. Selain menguraikan seobjektif mungkin pandangan para filsuf dan ilmuwan tentang Tuhan, buku ini juga memberi catatan kritis dan evaluasi atasnya. Namun, semua catatan dan evaluasi ini tidak iman-agamawi, melainkan bersifat logis. Dengan menyajikan refleksi rasional dari para filsuf dan ilmuwan mengenai Tuhan, tulisan ini mempunyai maksud mempertanggungjawabkan penerimaan adanya Tuhan sebagaimana terdapat dalam ajaran-ajaran agamawi, khususnya agama Kristen dan Islam. Sebab pokok setiap agama adalah paham atau gambaran tentang Tuhan. Dan dengan itu agama mau menghubungkan atau menyambung kembali manusia pada asal usul ilahinya.