BUKU

 Bersatu Padu
B.S. Mardiatmadja
(Yogyakarta: Kanisius, 2017)

Ungkapan Sumpah Pemuda sungguh mengagumkan. Nilainya, bukan hanya karena membuahkan Ibu Pertiwi tercinta, tetapi juga merupakan buah dari suatu proses yang padu. Pertemuannya saja berlangsung di berbagai tempat dan melibatkan kelompok pelbagai agama.

Para pemuda itu tidak puas dengan cara menyatu yang ragu-ragu dari para seniornya. Kaum muda berpadu demi persatuan seluruh Nusantara: mengatasi perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, kepentingan ekonomis, dan kondisi politis.


Esai-Esai untuk Negeri
Mudji Sutrisno SJ
(Yogyakarta: Kanisius, 2016, 220 p.)

Negeri ini membutuhkan refleksi perjalanan menuju keadaban seperti dicita-citakan para pendiri bangsa. Esai-esai dalam buku ini membingkai proses menjadi Indonesia dari kemajemukan Nusantara “kultural” menjadi negeri republik yang memperjuangkan setiap warganya semakin sejahtera. Semogalah buku ini dapat mengajak kita untuk mencintai negeri tercinta ini! Bila kita tidak bisa “membantu” atau memberi sumbangan, paling tidak janganlah “mengganggunya”!


Christlicher Glaube und Islam in Indonesien:
Erfahrungen und Reflexionen zu Mission und Dialog
Franz Magnis-Suseno, SJ
(Innsbruck-Wien: Tyrolia Verlag, 2015, 225 p.)

Auf der Basis eines langen Lebens in Indonesien und bester Kenntnis der politischen und religiösen Situation in diesem großen, islamisch geprägten südostasiatischen Land erörtert der Autor Fragen des Dialogs zwischen Islam und Christentum, des religiös motivierten Extremismus oder des Anspruches kirchlicher Verkündigung in einer Minderheitensituation. Die spezifische javanische Weltanschauung kommt ebenso zur Sprache wie politische und ethische Aspekte des Zusammenlebens pluraler Gesellschaften.


Etika Kebangsaan Etika Kemanusiaan:
79 Tahun Sesudah Sumpah Pemuda

Franz Magnis-Suseno
(Yogyakarta: Kanisius, 2008, 32 p.)

Kita jangan menyerahkan negara kita ke tangan kaum fanatik. Tetapi kita hanya dapat mengalahkan mereka apabila tidak larut dalam konsumisme hedonis yang menggoda dalam mall-mall di semua kota di tanah air. Hanya kalau kita tetap menjaga cita-cita kita, kalau kita mencintai bangsa Indonesia dan bertekad menjadikannya tempat di mana setiap harkat setiap warga terjamin, jadi kalau kita bersedia ikut membangun Indonesia yang adil dan solider, yang demokratis dan tetap menghargai pluralitas, perjuangan kita akan berhasil.