Allah Trinitaris dalam Refleksi John Zizioulas

Abstrak: John Zizioulas merefleksikan kembali doktrin Allah Trinitaris dan mencoba mencari cara-cara baru menolong umat beriman zaman ini menemukan makna ajaran iman ini. Merujuk teologi para Bapa Gereja Kapadokia, Zizioulas mengajukan gambar Allah Trinitaris sebagai Pribadi yang berkomunitas. Pribadi memiliki tiga karakteristik: primer dan absolut, ekstasis dan hipostasis, unik dan tak tergantikan. Pribadi selalu bergerak ke luar dirinya, ke arah pribadi yang lain, maka ia menerima keberbedaan.

Kehidupan dan identitas otentik pribadi ditemukan hanya di dalam komunitas yang dibangunnya bersama pribadi-pribadi yang lain. Gerak Pribadi Allah adalah eros, cinta yang merangkul pribadi-pribadi yang lain beserta keberbedaan mereka, yakni manusia dan segenap ciptaan. Berkomunitas dengan Allah dan segenap ciptaan, manusia melampaui substansi manusiawi dan kondisi naturalnya.

Manusia tidak lagi menjadi milik kematian melainkan kehidupan kekal. Gereja adalah image Allah Trinitaris karena ia adalah komunitas pribadipribadi yang mengalami kelahiran baru oleh Roh Kudus di dalam peristiwa Kristus. Sebagai image Allah Trinitaris, cara Gereja hadir di dunia ialah dengan menjadi komunitas katolik dan ekaristis. Untuk menjadi komunitas katolik-ekaristis, pembaruan cara hidup, struktur hirarkis, dan pelayanan Gereja adalah sebuah kebutuhan.

Kata-kata Kunci: Pribadi, substansi, ekstasis-hipostasis, keberbedaan, identitas otentik, komunitas ekaristis, imago Dei/Trinitatis, eros.

Abstract: John Zizioulas reflects on the doctrine of the Trinity in order to find new ways that may help the faithful to grasp the meaning of this teaching. Referring to the theology of Cappadocian Fathers, Zizioulas provides a picture of the Trinity as Persons within communion. A person has three primary characteristics: primary and absolute, ecstatic and hypostatic, unique and irreplaceable.

A person always moves towards others, thus embracing otherness. The very life and authentic identity of a person can be found only in communion with others. The Person of God moves as eros, God’s love which embraces the others and otherness, i.e. human beings and the rest of creation. Being in communion with God and all creations, the human being over-comes the human substance and its nature.

The human being no longer belongs to death but to eternal life. The church is an image of the Trinity for it is a communion of new persons that are reborn in the Holy Spirit within the Christ event. As the image of the Trinity, the Church’s way of being in this world is by becoming a catholic and eucharistic community. To be such a community, the Churh needs a hierarchical structure, and ministries a renewal of life.

Keywords: Person, substance, ecstatic-hypostatic, otherness, authentic identity, eucharistic community, image of God/image of the Trinity, eros.

E-mail: vayful@gmail.com